Please enable JavaScript!
Bitte aktiviere JavaScript!
S'il vous plaît activer JavaScript!
Por favor,activa el JavaScript!
antiblock.org

Panduan Cara Setting Plugin Autoptimize WordPress Terlucu

Guys, kemaren kan udah ya blog heyapakabar.com bahas setting plugin LiteSpeed cache dan sekarang bau share lagi cara setting Plugin Autoptimize untuk meningkatkan kecepatan loading website.

Plugin Autoptimize merupakan plugin yang direkomendasikan untuk pengguna tema yang sama dengan blog saya ini. Ya, tema Generatepress adalah satu tema yang sangat ringan dan clean. Jika tertarik, saya menyediakan jasa install GP Premium untuk mu guys.

Teman-teman harus tau, Google sekarang mewajibkan untuk website dapat diakses dengan cepat. Banyak manfaat memiliki website dengan akses yang cepat, beberapa diantaranya adalah dapat bersaing di mesin pencarian Google. Selain itu juga bagi yang menggunakan Google Ads, dapat mengurangi tarif bid pada keyword yang ditargetkan.

Maka dari itu tutorial cara setting plugin Autoptimize ini wajib dibaca dan dijadikan referensi untuk teman-teman.

Menu Plugin Autoptimize

  • JS, CSS & HTML
  • Images
  • Critical CSS
  • Ekstra
  • Optimasi lebih lanjut

Cara Setting Plugin Autoptimize

Fungsi dari plugin ini adalah mengoptimasi CSS dan JS yang ada pada website. Makanya mas Tom Usborne ini merekomendasikannya.

Install dan aktifkan Plugin Autoptimize

Install dan aktifkan Plugin Autoptimize
Install dan aktifkan Plugin Autoptimize

Pengaturan Autoptimize

Mengurangi jumlah file CSS dan JS yang dimuat pada setiap pemuatan halaman akan membuat perbedaan pada kecepatan halaman website ata blog Anda. So, lanjut ke bagian utama dari plugin ini.

JS, CSS & HTML

Pada settingan Autoptimize ini bisa disesuaikan kembali dengan pengaturan versi Anda sendiri jika web terjadi crash atau gak sesuai. Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi hal yang tidak diinginkan karena settingan ini. Jadi penting untuk selalu backup websitenya sebelum mengikuti tutorial ini.

  • Opsi JavaScript

Pertama yang akan dioptimasi adalah JavaScript, hal ini bertujuan untuk mengoptimasi JS yang yang error dan membebani website. Untuk setting optimasi JavaScript.

Optimasi JavaScript
Optimasi JavaScript
  • Opsi CSS

Pada bagian kedua pengaturan ini akan mengoptimasi CSS yang ada pada tema website. Hal ini akan memperbaiki CSS yang error dan score pada Gtmetrix dan Google Page Speed. Bisa sesuaikan dengan gambar dibawah ini.

Optimasi CSS
Optimasi CSS
  • Opsi HTML

Pada pilihan ini adalah untuk mengoptimasi HTML pada blog atau website, bisa jadi menghilangkan spasi atau jarak antar tulisan. Saya juga tidak begitu faham sih ini, meski bukan jasa optimasi speed WordPress. hehe

Optimasi HTML
Optimasi HTML

Untuk pengaturan lainnya pada fungsi utama plugin Autoptimize ini dibiarkan saja secara default.

Save Pengaturan
Save Pengaturan

Jangan lupa untuk klik tombol Simpan Perubahan dan Kosongkan Cache.

Images

Nah untuk bagian ini untuk optimasi Images adalah dengan mengaktifkan Optimalkan Gambar dengan CDN jika emang dibutuhkan dan Mengaktifkan Lazy-load images?. Pilih salah satu agar gambar tidak crash.

Untuk Critical CSS

Pengaturan pada menu ini dibiarkan saja apa adanya.

Ekstra

Pengaturan Ekstra ini bisa dilihat dari gambar yang ada dibawah ini, keterangan lainnya bisa Anda sesuaikan kembali.

Jika Anda tidak menggunakan emoji pada website atau blog Anda, maka tidak ada gunanya memuat skrip untuk emoji ini. Jadi ada baiknya untuk menonaktifkan fungsi ini.

Menghapus fungsi Query Strings, meskipun ini tidak akan membuat perbedaan signifikan dalam kecepatan website atau blog Anda, ini akan meningkatkan peringkat dalam uji kecepatan.

Tujuan ini adalah menghapus nomor versi dari sumber daya statis Anda, seperti file CSS dan JS. Nomor versi tersebut ada untuk memberi tahu browser agar berhenti menyimpan file dalam cache jika ada versi baru.

Tanpa nomor versi, browser tidak akan melepaskan cache saat Anda memperbarui tema atau plugin, yang dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan hingga cache dihapus secara manual.

Optimasi Ekstra
Optimasi Ekstra

Untuk bagian Preconnect untuk domain pihak ketiga silahkan masukan list ini ke kolom tersebut.

  • https://fonts.googleapis.com
  • https://fonts.gstatic.com
  • https://ajax.googleapis.com
  • https://connect.facebook.net
  • https://www.googletagmanager.com

Bisa juga ditambahkan dengan yang lainnya jika menurut Anda dapat membantu.

Jangan lupa untuk klik tombol save atau simpan dan hapus cache, tujuannya untuk mengetahui perubahan yang terjadi.

Sampai disini tutorial cara setting plugin Autoptimize ini, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan bisa meninggalkan pesan dikolom komentar dibawah ini. Atau membutuhkan jasa optimasi speed blog WordPress bisa menghubungi saya via halaman kontak.

Merasa artikel ini bermanfaat silahkan bantu share juga ya. Supaya saya makin semangat untuk share artikel yang berkaitan dengan WordPress.


Related Post :




6 pemikiran pada “Panduan Cara Setting Plugin Autoptimize WordPress Terlucu”

      • saya sudah ikuti setting plugin seperti di tutor ini, toi kok masih lambat ya di scor juga load time masih 6 dtik, apa tema ngaruh? sya mnggunakan newsmag, make nginx. ada solusi lain mas?

        Balas
      • saya sudah menggunakan setting plugin seperti di artikel ini, tapi kok masih lambat ya mas? di load time gtmetrix juga masih 5 dtk, apa tema ngaruh? saya menggunakan tema newsmag, saya juga menggunakan nginx server SG.

        Balas
        • mungkin mas mau ngikutin cara yang saya pake di blog ini, untuk optimasi html, js dan css pake plugin autoptimize. sedangkan gambar mas optimasi dengan CDN gambar.

          Atau mau di kombinasikan dengan plugin WP Rocket settingan ini cocok juga kok.

          Balas

Tinggalkan komentar